Tampilkan postingan dengan label Yamaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yamaha. Tampilkan semua postingan

REVIEW MotoGP Valencia 2015: #Lorenzo+KentCHAMP

  
#LorenzoChamp

TAMAT. MotoGP 2015 resmi berakhir dengan peresmian gelar juara dunia ke-5 untuk Jorge Lorezo. Terlepas dari insiden #SepangClash atau hal-hal lainnya, Jorge Lorenzo memang lebih layak juara dibandingkan Valentino Rossi. Kenapa? Karena dia berhasil menjuarai 3 GP lebih banyak dibandingkan Vale. Hal ini sama persis dengan 2006 saat Vale lebih superior daripada Hayden tetapi sayang dia sering tidak konsisten dan Hayden-lah yang akhirnya menjadi juara.

Sekali lagi terlepas dari insiden #SepangClash yang berbuah penalty, secara keseluruhan penampilan Vale musim ini sangat-sangat bagus. Hanya 3 kali gagal podium (termasuk di seri Valencia ini), tanpa DNF, dan finish terburuk adalah di P5. Sayang, ia kalah dari Lorenzo di 4 seri (Jerez, Le Mans, Catalunya, dan Mugello) serta P5 di Misano. Semuanya gara-gara Misano -_-

Next, yang cukup mengejutkan adalah cara selebrasi Jorge Lorenzo yang menampilkan ‘4 dirinya’ saat meraih gelar juara dunia sebelumnya. Ide ini sama persis dengan apa yang saya pikirkan jikalau Valentino Rossi yang menjadi juara. Sempat kepikiran, sudah ditulis setengahnya, tetapi lupa upload, hehe. Tetapi repot juga sih kalau Vale yang juara. Dia harus cari 9 temannya untuk ‘menjadi dirinya’ plus memerankan karakter Repsol Honda 2002-2003 (mungkin cuma ini yang agak susah diterima pihak Yamaha).
 
#KentChampion
*****
Another great story, Danny Kent berhasil meraih gelar juara dunia Moto3 yang sempat ‘tertunda’ di Malaysia dan Australia kemarin. Ia finish ke-9 dan sudah sangat cukup untuk mengunci gelar juara dunia; meskipun rival dan calon rekan setimnya di Moto2 2016 besok (Miguel Oliveira) menjuarai 3 GP sejak Australia. Danny Kent adalah juara dunia pertama yang berasal dari Inggris (di semua kelas) sejak terakhir Barry Sheene juara di musim 1977. Selamat!

Well, musim 2015 sudah tamat ; saatnya menantikan ban Michelin kembali beraksi ! sebagai catatan, juara dunia MotoGP terakhir yang menggunakan ban Michelin adalah Nicky Hayden. Secara mengejutkan ia mengalahkan Valentino Rossi #FinalShowdown Valencia 2006. Dan di tempat yang sama pula, 9 tahun setelahnya ; Nicky Hayden dan Bridgestone sama-sama mengakhiri karier MotoGP-nya.

Saya cukup tertarik dengan catatan-catatan seperti ini. Misalnya saja, Honda RC211V adalah mesin 990cc pertama dan terakhir yang menjuarai MotoGP era 990cc via Valentino Rossi (2002) dan Nicky Hayden (2006). Ada juga Casey Stoner, sebagai juara dunia pertama dan terakhir era MotoGP 800cc.

Nah, Lorenzo sebagai juara dunia terakhir pemakai Bridgestone; apakah nasibnya akan sama dengan Hayden?? (Gagal juara dunia setelah merk ban lain mendominasi GP). Kita tunggu saja dua hari lagi di test pra-musim pertama Valencia 2015!

Selamat Datang PATA CRESCENT YAMAHA!

Yamaha R1M Siap Turun Gunung!





Seperti yang sudah saya bahas di tulisan sebelumnya, kesuksesan Yamaha R1M di ajang balap British Superbike, dan juga Suzuka 8 Hours plus MotoAmerica, membuat Yamaha Motor Europe selaku operator Yamaha Factory Team untuk ajang World Superbike memutuskan untuk turun gunung musim 2016.

Seperti model pengelolaan tim sebelumnya, Yamaha Motor Europe akan bekerjasama dengan operator tim balap yaitu Crescent Racing untuk mengoperasikan tim WSBK-nya tahun depan. Sebelumnya tim Yamaha WSBK dioperasikan oleh Yamaha Motor Italia hingga tahun 2011 lalu. Crescent Racing sendiri lebih dikenal sebagai partner Suzuki baik di ajang British Superbike maupun World Superbike (plus MotoGP via Paul Denning).

Saat Alstare Racing (partner Suzuki di WSBK sebelumnya) memutuskan untuk bergabung dengan Ducati untuk WSBK, Crescent Racing yang sebelumnya berlaga di British Superbike didaulat Suzuki untuk menjalankan timnya di WSBK antara tahun 2012-2015.

Tetapi cerita bersama Suzuki akhirnya harus berakhir setelah tim ini memutuskan untuk bergabung dengan Yamaha musim 2016. Crescent Racing turut membawa Alex Lowes (saudara kembar Sam Lowes Moto2) sebagai pembalap. Alex Lowes sendiri sebelumnya berpengalaman mengendarai Honda CBR1000RR di British Superbike.

Rekan Sam Lowes kemudian adalah juara dunia Superbike 2014, Sylvain Guintoli. Eks-Yamaha Tech3 MotoGP ini turut membawa sponsor PATA sebagai sponsor utama tim Crescent Yamaha. Jadi bisa dipastikan livery Yamaha R1M musim depan adalah putih!


Bayangkan saja livery putih khas PATA ini dipakai oleh Yamaha R1M, pasti seru!

Well, meskipun tidak ada aroma America-nya, saya tetap optimis tim ini bakalan langsung berprestasi. Yamaha R1M adalah motor yang gampang dijinakkan. Buktinya Josh Brookes yang sekalinya mengendarai motor ini, kemungkinan besar akan menjuarai British Superbike 2015.

Semoga Alex Lowes atau Sylvain Guintoli bisa melakukan hal yang sama! (rz)