Tampilkan postingan dengan label Street Circuit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Street Circuit. Tampilkan semua postingan

Penjelajah Sirkuit - Circuit International Automobile Moulay El Hassan

Circuit International Automobile Moulay El Hassan atau lebih dikenal dengan nama Marrakech Street Circuit adalah sirkuit jalan raya 'rumah' dari kejuaraan balap mobil WTCC seri Maroko sejak 2009. Selain digunakan untuk WTCC, sirkuit ini juga pernah digunakan untuk kejuaraan Formula 2 dan AutoGP (kejuaraan yang menggunakan mobil ex-A1GP 2005-2008).

Layout Trek 2009-2015 via racingcircuits.info

Antara 2009-2015, sirkuit ini menggunakan layout sederhana berbentuk setengah paperklip dan segitiga runcing. Trek sepanjang 4,5 km tersebut didominasi oleh straight lurus dan chicane. Lap record untuk sirkuit ini dicetak oleh Narain Karthikeyan (AutoGP 2013) dengan catatan waktu 68,45 detik.

Untuk musim balap 2016 sirkuit ini mengalami perubahan cukup signifikan dengan 'membuang' sebagian besar trek jalan raya berbentuk oval paperklip dan menggabungkannya dengan jalanan baru di sekitar triangle dan kompleks paddock. Total panjang sirkuit hanya tersisa 2/3-nya saja atau sekitar 3 km. Revisi layout ini dikerjakan oleh desainer sirkuit kenamaan, Hermann Tilke. Status sirkuit kini menjadi FIA Grade 2 'Semi-Permanent' karena area paddock dan sekitarnya merupakan bangunan permanen untuk sirkuit ini.

Layout Trek 2016 via racingcircuits.info

Trek baru ditunjukkan oleh garis hijau, mengelilingi
kompleks paddock yang ditandai oleh garis kuning.


Poor me! Saya sempat mempertanyakan sirkuit apa yang akan digunakan untuk balap Formula E Maroko akhir tahun ini. Dan ternyata sirkuit sepanjang 3 km inilah yang akan digunakan untuk Marrakech ePrix**. Ini murni kesalahan saya yang 'telat' mengupdate info tentang renovasi sirkuit Marrakech.

Tujuan utama renovasi sirkuit Marrakech ini sebenarnya untuk meningkatkan animo motorsport lokal karena dengan 'pengecilan' sirkuit ini membuat penggunaan trek bisa diperpanjang hingga 1 tahun penuh. Bukan hanya satu bulan saja saat ada event WTCC di Marrakech. Perubahan layout juga mengakibatkan perubahan karakter sirkuit menjadi lebih teknikal, ini jelas sebuah kemajuan karena sirkuit tidak melulu sekedar trek lurus atau chicane. Sirkuit teknikal membuat kemampuan pembalap lebih terasah.

Sebagai bonus, mari kita saksikan race WTCC Maroko 2016 yang digelar pada 8 Mei lalu. Cekidot!





Well, ini sangat menarik. Melihat tahun 'kelahiran' sirkuit ini, 2009, saya menjadi teringat dengan sirkuit yang muncul di tahun yang sama, Lippo Village Street Circuit yang 'mati' sebelum benar-benar hidup. Menyedihkan.

Penjelajah Sirkuit - Bangsaen Street Circuit

Saya adalah tipe pecinta motorsport karena faktor sirkuit. Maksudnya, saya suka apapun itu jenis balapnya kalau dilakukan di sirkuit yang baru saya kenal. Seperti tahun 2015 lalu saya baru mengenal sirkuit Kuala Lumpur (Malaysia), Mine (Jepang), Hengelo (Belanda), dan Ahvenisto (Finlandia). Saya tidak mempedulikan hasil atau jalannya balap di sirkuit-sirkuit itu karena saya hanya ingin melihat bagaimana wujud sirkuit yang baru saya kenal tersebut.

Nah, 2016 ini masih agak seret. Setidaknya hanya 2 sirkuit baru yang saya kenal hingga bulan Mei 2016, yaitu sirkuit jalan raya di Paris dan Berlin. Keduanya adalah sirkuit kategori FIA Grade 3 untuk balapan Formula E. Sama seperti sirkuit ePrix yang baru dikenalkan tahun lalu, saya belum menemukan sesuatu yang spesial dari sirkuit-sirkuit tersebut. Masih biasa saja.

Bangsaen Street Circuit Trackmap




Masuk di bulan Juni, saya akhirnya mengenal sirkuit jalan raya Bangsaen di Chonburi, Thailand. I
ni sirkuit lama tetapi baru saya kenal beberapa hari terakhir. Suasananya unik, mirip seperti Macau tetapi 'khas' Asia Tenggara banget. Bukan berlatarbelakang kota besar dengan banyak gedung pencakar langin seperti di KL, atau suasana taman seperti di Lippo Village. Bangsaen lebih kental nuansa kota tradisional Thailand di pinggiran laut. Sirkuit ini digunakan untuk balap mobil touring car dan GT di Thailand Super Series.

Bangsaen adalah 'hidangan pembuka' yang sangat bagus untuk kemudian kita menikmati sajian sirkuit jalan raya dengan ciri khas yang cukup kuat, Baku Street Circuit...

Channel Youtube - Thailand Super Series


EXTRA, Ekspektasi 2016, Sirkuit Baru! (Bagian 1)

Saya adalah tipe fans balap yang lebih suka melihat lintasan atau sirkuit baru dibandingkan kejuaraan yang akan berlangsung. Karena menurut saya, lebih banyak tahu tentang sirkuit-sirkuit di seluruh dunia adalah hal yang sangat menyenangkan. Tiap musim balap berganti saya selalu menanti berita-berita pasti hingga rumor tentang sirkuit-sirkuit apa saja yang bakalan digunakan musim selanjutnya.

Bukan cuma untuk musim-musim balap yang akan datang. Saya juga suka menjelajahi YouTube hanya untuk mencari kejuaraan-kejuaraan balap yang belum saya ketahui dari seluruh dunia. Begitu pula mencari video balap lawas hanya untuk mengetahui sirkuit-sirkuit yang sudah tidak lagi aktif atau untuk mengetahui layout lama sebuah sirkuit yang telah berbeda dengan versi modernnya.


Untuk musim balap 2016, beberapa sirkuit baru sudah masuk watch list saya dan sudah tidak sabar untuk melihatnya. Mayoritas adalah sirkuit-sirkuit jalan raya yang masih cukup sulit ditebak bentuk finalnya sebelum kita melihat free practice pertama. Karena hanya MotoGP yang disiarkan langsung di TV gratis Indonesia, untuk kejuaraan balap lainnya saya mengandalkan streaming dari internet. 

#1 BOSTON Street Circuit (IndyCar)

Boston Street Circuit

Untuk kesekian kalinya ajang balap IndyCar akan mendapatkan satu sirkuit jalan raya baru yang terletak di Boston Seaport District. Kejuaraan dengan nama Grand Prix of Boston ini rencananya akan digelar pada tanggal 4 September 2016 atau hampir setahun lagi. Semoga saja visual sirkuit ini bisa lebih baik dibandingkan sirkuit jalan raya Baltimore.


#2 BAKU Street Circuit (Formula 1)

Baku Street Circuit

Akhirnya European Formula 1 Grand Prix kembali lagi ke kalender setelah sirkuit jalan raya di Baku, Azerbaijan, dikonfirmasi sebagai venue untuk seri ke-10 yang berlangsung pada tanggal 17 Juli 2016. Sirkuit ini cukup unik karena mempunyai flat out section sepanjang hampir 2,2 km.


#3 KUALA LUMPUR Street Circuit (V8 Supercars)

Kuala Lumpur Street Circuit
Petunjuk satu lap KL City Grand Prix bersama Craig Lowndes



Sirkuit ini sebenarnya sudah dipakai untuk ajang KL City Grand Prix pada awal Agustus 2015 kemarin. Tetapi untuk ajang balap resmi (championship), sirkuit ini baru akan dipakai untuk 2016 International V8 Supercars seri ke-9 pada 13-14 Agustus 2016.


#4 PARIS Street Circuit (Formula E)

Untuk musim balap Formula E 2015-16, terdapat 2 sirkuit baru yaitu untuk Paris ePrix dan satu sirkuit lainnya masih belum dikonfirmasi. Tetapi untuk gelaran Paris ePrix saja publik belum tahu layout atau lokasi trek yang akan digunakan seperti apa. Sirkuit Paris ini menggantikan sirkuit Monaco untuk regional Perancis/Monaco. Oleh karena itu kita berharap saja landscape eksotis kota Paris bisa digunakan sebagai latar dari sirkuit jalan raya yang akan dibangun besok (supaya tidak kalah dengan Monaco hehe).

Dari 4 sirkuit jalan raya baru diatas, 3 diantaranya sudah kita ketahui layoutnya. Ketiganya benar-benar dibangun di perkotaan padat dan menurut saya layoutnya sederhana tapi menantang. Dengan minimnya area untuk run-off menjadikan sirkuit-sirkuit tersebut menjadi sirkuit jalan raya yang sebenar-benarnya (tapi mungkin tidak untuk Baku, entahlah).

Yang pasti, musim 2016 juga patut kita tunggu-tunggu apakah renovasi sirkuit Sentul bisa dengan lancar terlaksana atau tidak. Plus dengan janji renovasi yang hanya satu tahun saja, berarti pada akhir 2016 sudah bisa kita lihat ujud baru sirkuit Sentul yang akan digunakan untuk MotoGP 2017. Semoga! (rz)