Tampilkan postingan dengan label Dirt. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dirt. Tampilkan semua postingan

Analisis Motocross; Kalender Balap MXGP 2017 (termasuk seri Indonesia!)

Oktober tahun lalu saya memposting info tentang kalender balap MXGP musim ini. Dan kurang dari setahun setelahnya, saya sudah memposting info yang sama untuk musim depan. Terimakasih untuk press release FIM tertanggal 5 Juli 2016 sehingga saya bisa menganalisa kalender MXGP musim depan!



SOUTH EAST ASIAN SERIES

Salah satu kejutan di kalender balap MXGP musim depan adalah masuknya seri Indonesia untuk menggantikan seri Thailand yang sudah ada sejak musim 2013. Hilangnya seri MXGP Thailand sudah bisa diprediksi karena sering terjadi pemindahan venue tiap tahunnya, terutama di 3 musim terakhir. Terhitung sejak 2013-2016, MXGP Thailand sudah digelar di 4 trek berbeda mulai dari Si Racha (2013-2014), Nakhonchaisri (2015) dan terakhir Suphanburi (2016). Selain itu seri MXGP Malaysia juga tampak tidak akan kembali lagi tahun depan setelah dicoret untuk musim ini. Jangan sampai seri MXGP Indonesia bernasib sama dengan seri Malaysia.

MINOR CHANGES

Selain kembalinya seri MXGP Indonesia, dan 'hilangnya' seri Malaysia dan Thailand, perubahan minor lainnya juga terjadi di kalender musim 2017. Yaitu seri Spanyol dan Amerika Serikat (berkurang dari 2 seri menjadi 1 saja). Khusus untuk Spanyol, tanda-tanda hilangnya seri mereka sudah terlihat saat draft kalender musim ini hanya berisikan kata TBA untuk tanggal yang akhirnya menjadi seri mereka. Sedangkan seri MXGP Amerika Serikat musim depan akan berkurang karena mereka juga akan menggelar seri Motocross of Nations di bulan Oktober. Glen Helen sebenarnya adalah venue MXoN musim depan, tetapi di draft kalender masih tertulis TBA

USA FOCUS

Menarik untuk melihat sirkuit apakah yang akan digunakan untuk MXGP seri Amerika Serikat musim depan. Karena kalau mempertahankan trek musim ini (dibangun non-permanen di atas trek drag race 'zMAX Dragway'). Trek ini akan menjadi versi Motocross dari trek Daytona Supercross. Jujur saya bukanlah penggemar trek Motocross non-permanen, karena sangat plastik! 3 seri motocross ternama dibangun secara non-permanen, Assen, Lausitzring dan Miller Motorsport Park (ex-venue World Superbike) dan semuanya mengecewakan. Saya justru berharap seri MXGP Amerika Serikat bisa digelar di trek permanen yang 'Amerika' banget seperti Freestone mungkin? Semoga saja!




Bagus sih, rame sih, tetapi ini Motocross bukan Supercross! (Charlotte MXGP 2016)

3 TBA SERIES

Oiya, ada juga 3 seri TBA termasuk satu seri yang bahkan belum ketahuan siapa negara penyelenggaranya, apakah mungkin Spanyol atau USA 2? (atau USA 3 lebih tepatnya). Seri TBA lainnya adalah Italy 1 dan Jerman. Saya memprediksi seri Italy 1 akan menjadi milik Pietramurata (sama seperti tahun ini) atau Maggiora (yang tahun ini menggelar MXoN). Dan terakhir seri Jerman kemungkinan besar tetap berada di Teutschental, tetapi saya berharap seri mereka bisa 'pindah' ke Gaildorf atau sirkuit Jerman lainnya (biar gak bosen).

OPINION & FANTASY

Dari sekian banyak seri di kalender musim depan, saya tertarik dengan seri Belanda yang masih berada di Assen. Entah apa maksudnya seri 'MXGP yang digelar di sirkuit MotoGP' tersebut bertahan hingga 3 musim lamanya. Padahal jelas-jelas trek Assen 'gak masuk akal' dan akan lebih baik digelar di Lierop. Atau Valkenswaard jadi seri Belanda dan Bastogne (Belgia) jadi seri Eropa. Emang sih seri di Belanda jadi berkurang satu, tapi Bastogne 'kan sama saja masih termasuk Benelux.

CONCLUSION

Pada akhirnya dalam setiap postingan yang membahas kalender balap musim selanjutnya, saya selalu berharap ada perubahan-perubahan trek atau kalender sehingga saya bisa tahu lebih banyak lagi tentang sirkuit-sirkuit indah di seluruh dunia. Apalagi ini motocross kan? Pasti berhubungan dengan alam dan pemandangan di sekitar sirkuit.

Analisis Motocross; Kalender Balap MXGP 2016!

Halo ASIA!

Anda pecinta travelling dan motocross? Berbahagialah karena tahun depan akan ada 2 seri MXGP yang akan digelar di Thailand dan Malaysia yang hanya berjarak satu minggu saja. Seri di Thailand masih menunggu konfirmasi, sementara seri di Malaysia sudah dipastikan akan digelar di sirkuit Sepang.

  1. 27 Februari // MXGP of Qatar (Losail)
  2. 6 Maret // MXGP of Thailand (Suphanburi/TBC)
  3. 13 Maret // MXGP of Malaysia (Sepang)
  4. 27 Maret //MXGP of Patagonia-Argentina (Neuquen)
  5. 3 April // MXGP of Leon-Mexico (Leon)
  6. 17 April // MXGP of Europe (Valkenswaard, Belanda)
  7. 1 Mei // MXGP of Latvia (Kegums)
  8. 8 Mei // MXGP of Germany (Teutschenthal)
  9. 15 Mei // MXGP of Trentino (Pietramurata, Italia)
  10. 29 Mei // TBA
  11. 5 Juni // MXGP of France (St Jean d’Angely)
  12. 19 Juni // MXGP of Great Britain (Matterley Basin)
  13. 26 Juni // MXGP of Lombardia-Italy (Mantova)
  14. 24 Juli // MXGP of Czech Rep (Loket)
  15. 31 Juli // MXGP of Belgium (Lommel)
  16. 7 Agustus // MXGP of Switzerland (Frauenfeld/Gachnang)
  17. 28 Agustus // MXGP of The Netherlands (Assen)
  18. 3 September // MXGP of the Americas (Charlotte Motor Speedway)
  19. 11 September // MXGP of the USA (Glen Helen)
  20. 25 September // Motocross of Nations (Maggiora, Italia)


Dari kalender sementara tersebut bisa kita pelajari beberapa hal, khususnya mengenai trend pemilihan venue untuk MXGP dan perkembangan Motocross modern ini.

EKSPANSI ASIA

Setelah Jepang terdepak dari kalender MXGP pada 2008, baru pada 2013 MXGP kembali ke Asia tepatnya di Losail, Qatar. Untuk musim 2016 seri Asia akan bertambah menjadi 3 setelah seri Malaysia masuk ke kalender. Lumayan untuk menambah jam internasional pembalap Asean.

Lalu Indonesia? Hanya disaat kejurnas Motocross atau Supercross bisa tayang di TV dan mendapatkan rating yang bagus. Ditambah berkembangnya kultur Motocross yang kuat di tanah air barulah Indonesia akan kembali menggelar GP. Kangen juga nonton seri GP di Indonesia seperti seri klasik MXGP Yogyakarta 1996 ini. Yuk nonton!



7 GRAND PRIX DI 3 NEGARA!

Dari sekian negara hanya Belanda, Italia, dan Amerika Serikat yang menggelar lebih dari satu seri di negara mereka. Hal ini sama dengan Spanyol, Amerika Serikat (lagi), dan Italia di MotoGP. Italia selalu mendapatkan minimal 2 seri MXGP tiap tahunnya. Di Amerika Serikat baru mulai 2016 akan menggelar 2 GP di waktu yang berdekatan. Hal ini berkaitan dengan ekspansi MXGP di Amerika Utara yang ingin menggelar balapan di West Coast dan East Coast.

Belanda juga sama saja, tetapi bedanya sejak tahun ini kejuaraan diselenggarakan di Valkenswaard dan TT Assen. Pemilihan TT Assen menggantikan Lierop berkaitan dengan konsep penyelenggara yang ingin venue bergaya ala ‘stadium’ seperti Supercross tetapi dengan karakter Motocross.

STADIUM-STYLE VENUE

Seperti yang saya bahas di poin sebelumnya, untuk musim 2016 kira-kira akan ada 3 venue bergaya ala ‘stadium’ layaknya venue Supercross. Yaitu; Assen, Sepang, dan Charlotte Motor Speedway. Hanya satu venue di Thailand yang saya belum mengetahui layout dan lokasinya seperti apa. Kalau trek Losail sih trek non permanen yang hanya memanfaatkan lahan kosong di dalam sirkuit dan jadilah night race motocross yang… sepi.

Mungkin penyelenggara ingin memanfaatkan tribun sirkuit untuk memanjakan penonton, tetapi tetap saja trek ini kurang diminati fans karena mencampur adukkan Motocross dengan Supercross. Yang terjadi di Amerika Serikat, seri Utah National di Miller Motorsport Park sudah didrop dari kalender untuk musim 2016 dan digantikan trek klasik Southwick (Moto-X 338). Hal tersebut menunjukkan seri dengan trek non-permanen kurang disukai fans (setidaknya di Amerika Serikat). Mungkin berbeda dengan fans di Eropa yang menikmati balap motocross di TT Assen. Prediksi saya untuk trek di Sepang kemungkinan besar akan dibangun di depan tribun backstraight. Untung saja F1 dan MotoGP digelar di akhir tahun sehingga masih cukup waktu untuk memperbaiki sirkuit pasca MXGP.

SAYONARA!

Beberapa seri MXGP yang dulu selalu muncul di kalender kini, satu per satu mulai hilang. Mulai dari seri Portugal (Agueda), Bulgaria (Sevlievo), dan kemungkinan besar musim depan akan kehilangan seri Spanyol dan Swedia. Hal seperti itu biasanya disebabkan animo penonton, pembalap, atau organizer lokal yang sudah menurun dan tidak menguntungkan lagi di mata penyelenggara.

Dari kalender sementara hanya tersisa satu seri yang akan belum fix. Kemungkinan besar salah satu dari dua seri tersebut akan menjadi pengisinya. Tetapi saya memprediksi seri Swedia akan tetap di kalender musim depan. Kenapa? Karena Spanyol kurang begitu greget kalau soal Motocross. Berbeda dengan mereka di MotoGP.

Well then, banyak kejutan-kejutan baru di MXGP musim depan yang mungkin akan menyenangkan. Setidaknya masih ada beberapa trek klasik seperti Glen Helen, Valkenswaard, Loket, St Jean d’Angely, dan trek terbaik MXGP 2015, Neuquen, yang akan berpadu dengan trek-trek gaya baru seperti Assen, Sepang, dan CMS. Sangat menarik karena di Amerika Serikat sendiri, karena musim depan justru seluruh seri akan benar-benar kembali ke 'trek alam' dan tidak akan ada lagi artificial track. (rz)

Analisis Spesial; Musim Balap Paling Aneh!

Mungkin tiap-tiap ajang balap sudah menjalani puluhan musim kompetisi dimana tiap-tiap musimnya pasti mempunyai cerita menarik tersendiri. Tetapi apakah kalian sadar jika cerita yang menarik, menegangkan, tidak bisa dipercaya (luput dari prediksi awal musim) tersebut bisa terjadi bersama-sama di berbagai ajang motorsport di dunia ini? Setidaknya saya mencatat dan merasakan bahwa musim 2009 adalah musim ‘teraneh’ dalam dimana banyak prediksi yang terbantahkan atau hal-hal baru yang muncul secara tidak terduga. Apa saja itu?

MotoGP

#99 nomor balap Lorenzo yang mulai dipakai musim 2009

Kematangan Lorenzo dari ‘King Crash’ di musim sebelumnya menjadi salah satu penantang juara dunia terkuat.
Hanya di musim keduanya di MotoGP, Jorge Lorenzo sudah berkembang pesat dan menjadi salah satu penantang juara dunia terkuat. Dari 'King Crash' di musim 2008 hingga battle menarik di Catalunya 2009 adalah perubahan yang luar biasa (hal yang sama juga terjadi pada Stoner musim 2006-2007).

Valencia 2009, puncak penampilan buruk Stoner.
DNS karena terjatuh saat warm-up lap.

Penyakit misterius Casey Stoner yang memaksanya harus absen selama 3 seri.
Sebenarnya Stoner dan Ducati masih cukup kuat musim ini. 4 kemenangan dan 4 podium adalah buktinya. Tapi absennya Stoner di 3 seri akibat penyakit misterius adalah cerita utama Ducati musim 2009 ini. Partner baru Stoner di Ducati, Nicky Hayden hanya finish di P13 klasemen akhir pembalap.


P2 Melandri di Le Mans. Terimakasih untuk cuaca yang tidak menentu.

Problem tim Kawasaki dan prestasi di Le Mans.
Krisis ekonomi global turut memaksa Kawasaki untuk hengkang dari MotoGP meskipun akhirnya tetap diwakili oleh Hayate Racing Team bersama Marco Melandri. Tim ini berhasil meraih prestasi P2 di Le Mans (satu podium di satu musim adalah prestasi yang sering diraih tim Kawasaki). Cerita menarik adalah nasib John Hopkins yang harus rela ikut terdepak dari MotoGP meskipun baru setahun pindah ke Kawasaki. Ternyata hengkangnya Hopkins dari Suzuki ke Kawasaki adalah keputusan yang salah.


Super SIC

Gagalnya Marco Simoncelli mempertahankan gelar juara dunia karena inkonsistensi (sering crash).
Marco Simoncelli mencetak 6 kemenangan (terbanyak) tetapi gagal mempertahankan gelar juara dunia. 5x balapan tanpa poin adalah catatan yang cukup buruk. Tetapi setidaknya kursi MotoGP 2010 sudah berhasil didapatkan.


Aoyama memimpin barisan Honda berprestasi di musim 2009

Honda 250cc yang kembali melejit setelah sempat terpuruk selama 3 tahun.
Sejak era Dani Pedrosa, mesin Honda 250cc selalu kalah dari Aprilia dan Gilera (bahkan KTM). Tetapi semua itu berbalik musim 2009, musim terakhir kelas GP250. Hiroshi Aoyama adalah aktor utama kebangkitan Honda. Hanya dengan 4 kemenangan dan konsistensi (tidak pernah DNF/finish tanpa poin) cukup membawanya menjadi juara dunia.

Generasi emas 125cc
Marc Marquez, Scott Redding, Andrea Iannone, Pol Espargaro, Bradley Smith, Stefan Bradl, Esteve Rabat, Johann Zarco, Nicolas Terol adalah pemain utama GP125 musim 2009. Beberapa diantara mereka sudah berhasil menembus MotoGP. Yang tersisa cuma Julian Simon, sang juara dunia yang kini masih berkutat di Moto2.

Turun kelas yang berbuah manis bagi Julian Simon.
Hanya 1 musim Julian Simon kembali ke kelas 125cc dan itu berbuah manis. Terlepas dari kekalahan konyolnya di Catalunya, ia berhasil meraih gelar juara dunia 125cc dengan 7 kemenangan.

Superbike

The Elbows

Ben Spies super rookie! Mempersembahkan gelar pertama bagi Yamaha di World Superbike!
Keputusan Ben Spies (dan Tom Sykes juga) untuk bergabung dengan tim Yamaha World Superbike adalah sesuatu yang mengejutkan. Keduanya adalah pembalap utama Suzuki di AMA Superbike dan British Superbike. Ben Spies pun kerap menjadi wildcard rider untuk tim Rizla Suzuki MotoGP. Begitu pula Tom Sykes (future world champion) adalah rider Rizla Suzuki BSB yang sering mengambil wildcard World Superbike. Kalau yang ini mungkin pindah (dari Suzuki) yang membawa berkah, hehe.

Airwaves Yamaha, juara BSB 2009

World Domination Yamaha YZF-R1 generasi terbaru di balap Eropa, Asia, dan kemudian Amerika!
Yamaha YZF-R1 generasi terbaru muncul di musim balap 2009. Hasilnya sangat menakjubkan. Selain menjadi juara World Superbike bersama Ben Spies, mesin baru ini juga berhasil menjadi juara British Superbike (Leon Camier) dan MFJ Superbike (Katsuyuki Nakasuga). Di Amerika Serikat (AMA Superbike) mesin ini baru berhasil menjadi runner-up di musim 2009, tetapi selanjutnya sejak musim 2010 hingga sekarang sangat mendominasi bersama tim Graves Yamaha.

Formula 1

Jenson Button dan Brawn GP adalah headline utama Formula 1 musim 2009.
Hanya satu kata: FENOMENAL!

Prestasi Sebastian Vettel yang semakin menanjak adalah bukti nyata sukses Monza 2008 bukan sebuah kebetulan.

Sebastian Vettel meraih kemenangan fenomenal dan historis di Monza 2008. Pada musim itu memang tim Toro Rosso terlihat lebih kuat dibanding tim Red Bull. Salah satunya mungkin karena perbedaan mesin (Ferrari & Renault). Tetapi pindahnya Seb ke Red Bull musim 2009 adalah cerita yang berbeda. Ia menunjukkan bahwa kesuksesan 2008 bukanlah sebuah kebetulan. Ia adalah paket ajaib yang mampu mendongkrak performa tim.

Motocross

JS7 in Action!

James Stewart bersama Yamaha 450 langsung menjuarai AMA Supercross 2009!
James Stewart adalah Valentino Rossi-nya motocross, terutama dalam hal 'transfer pembalap'. Ia meninggalkan tim Monster Energy Kawasaki yang telah memberinya total wins pada Outdoor National (AMA Pro Motocross 2008) untuk bergabung bersama Yamaha/Red Bull musim 2009. Hasilnya cukup manis! Gelar kejuaraan AMA Supercross 2009 langsung disabet Stewart bersama tim barunya itu. Sayangnya kemenangan di AMA Supercross tidak berlanjut di AMA Pro Motocross karena masalah cedera.

AC222 melengkapi sukses BS19 dan JS7 bersama Yamaha 2009

Antonio Cairoli super rookie!
Tony Cairoli baru naik kelas ke Motocross MX1 (MXGP) di musim 2009 bersama tim Red Bull Yamaha. Hebatnya ia bisa langsung menjuarai kelas ini! Wow! Predikat super rookie hampir sama seperti Ben Spies. Tetapi mungkin kesuksesan ini juga berkat faktor mesin Yamaha 450 yang bagus. Musim sebelumnya David Philippaerts juga berhasil menjuarai MX1 bersama tim Monster Energy Yamaha. Dan secara keseluruhan gelar juara dunia Tony Cairoli seperti pelengkap kesuksesan Yamaha di ajang balap 2009. Total wins!


MUSIM 2009 terasa sangat spesial juga karena dari seluruh kejuaraan yang saya bahas disini, hanya AMA Supercross yang tidak ditayangkan di layar kaca (TV gratis) Indonesia. Hal yang sangat berbeda dimana sekarang (2015) hanya MotoGP yang disiarkan langsung secara gratis di Indonesia. (rz)