Spesial; Mengenang MotoGP 2007, Musim Dengan Desain Motor Terbaik

Berhubung MotoGP lagi libur, gak ada salahnya sedikit napak tilas musim-musim MotoGP yang cukup berkesan. Kalau kemarin saya bahas musim terburuk di MotoGP, kali ini saya akan membahas musim dengan desain motor terbaik, mulai dari Honda sampai Ilmor, Ducati dan Team Roberts. Semua tampilan motor di musim ini sangat fantastis (bentuk motor hingga warna atau livery).

MotoGP 2007 adalah musim pertama era mesin 800cc diterapkan. Penyusutan kapasitas mesin direspon oleh pabrikan dengan membuat tunggangan yang sekilas nampak lebih imut, dan saya sangat suka itu. Honda, Kawasaki, Yamaha, dan Ilmor adalah pemakai konsep 'imut' di musim ini. Meskipun sebenarnya konsep ini hanya bertahan semusim saja. Penyebabnya adalah kesuksesan Ducati dengan fairing dan bentuk motor keseluruhan yang menggembung, melengkung, dan sangat memperhatikan sisi aerodinamikanya. Perbedaan konsep menggembung vs imut/lancip seperti ini sebenarnya sudah dibahas sejak era MotoGP 4-tak akan dimulai. Waktu itu Honda menjadi pioneer desain meruncing lewat tunggangan RC211V.

Oke, kembali lagi ke bahasan utama. Musim dengan desain motor terbaik. Yang pantas untuk dibahas pertama tidak lain dan tidak bukan, tentu saja, Honda RC212V,

Buntut Imut (dan Lancip)

Tren buntut imut sebenarnya sudah dimulai sejak 2006, lewat Yamaha dan Ilmor. Tetapi yang benar-benar imut adalah buntut motor 4-tak generasi kedua buatan Honda, RC212V. Panjang buntut motor gak lebih (atau hanya setengah) dari diamater ban. Honda RC212V semakin menunjukkan MotoGP modern tidak butuh nomor start dipampang di sisi kiri-kanan buntut motor (karena space yang tersedia semakin mengecil). Sebagai gantinya nomor start pembalap dipasang di spatbor belakang (yang tampak membesar) atau di bawah (bagian samping) jok motor.

Selain buntut imut juga ada buntut lancip. Hanya bisa didapatkan dengan tidak memasang exhaust di buntut motor. Oleh karena itu hanya Honda, Yamaha, Kawasaki, dan Ilmor saja yang bisa membuat desain buntut lancip ini. Khusus untuk Yamaha dan Kawasaki, bentuk buntut motor lancip mereka sudah ada sejak 2003 (Kawasaki sejak 2004). Dan kalau ada yang merasa desain buntut Kawasaki, Ilmor dan Suter Moto2 mirip, percayalah, karena semua motor itu memang dibuat oleh perusahaan Eskil Suter, hehe.

(1) Repsol Honda (RC212V). Secara umum motor Honda ini menggabungkan
desain fairing lawas (RC211V) dengan bentuk buntut baru yang eksotis.
(2) Kawasaki Racing Team (ZX-RR). Salah satu pemilik desain buntut
lancip terbaik di era MotoGP modern. Bravo!
(3) FIAT Yamaha (YZR-M1). Livery FIAT Yamaha langsung ngehits waktu itu.
Tetapi saya lebih suka warna tradisional Yamaha seperti ini. Tampak lebih
garang dan lancip.


Trend Warna Putih

Flashback ke 2005, waktu itu hanya tim Suzuki MotoGP dan tm baru, Konica Minolta Honda saja yang menggunakan warna dominan putih untuk warna tunggangan mereka. Warna putih lalu mendapat perhatian lebih sejak Honda LCR dan Ilmor GP menggunakannya di musim 2006. Lalu puncaknya di 2007 warna putih menjadi populer saat Yamaha membranding tunggangan mereka dengan sponsor FIAT. Warna putih disandingkan dengan warna tradisional Yamaha (biru) menjadi satu kombinasi warna yang fresh di musim itu. Ada juga tim Pramac Racing yang beralih dari hitam ke putih mulai musim 2007.

(4) Konica Minolta Honda (RC212V). Shinya Nakano dengan nomor start
di lokasi yang baru untuk generasi motor Honda 800cc.
(5) Honda LCR (RC212V). Putih menjadi warna tim LCR jauh sebelum tim ini
bermain di kelas MotoGP. Tunggangan Checa ini mulai mempopulerkan
nomor start pembalap berada di bawah jok bagian samping.
(6) Ilmor GP (X3). Tim yang digadang-gadang bakalan berjaya di MotoGP ini
turut meramaikan era 'keputihan' di MotoGP sejak 2006.
(7) Honda Gresini (RC212V). Ada sedikit unsur warna putih disini. Sayang deal
sponsor dengan Hannspree cuma kecil. Coba kalau bisa jadi sponsor utama, motor
ini akan didominasi warna putih dan sedikit aksen light-green dari Hannspree.

Rest of the Field

Suzuki, Ducati, dan Team Roberts tampil sebagai oposisi dari desain yang dianut Honda, Yamaha, Kawasaki, dan Ilmor. Kebetulan Suzuki dan Ducati sama-sama memakai knalpot di bawah buntut motor, sehingga bolehlah kalau kita anggap mereka 'bersekongkol'. Kebetulan juga Suzuki dan Ducati adalah dua tim dengan prestasi paling menanjak di MotoGP 2007 (dua-duanya diuntungkan oleh performa menawan ban Bridgestone). Dan kebetulan ketiga adalah, Suzuki-Ducati sama-sama menggunakan satu warna dominan untuk tunggangan mereka. Keren samaannya!

Sementara Team Roberts tampil lebih sederhana, tidak begitu lancip tapi tidak membulat, agak berbeda dibandingkan motor KR211V (2006). Tampilan livery hitam mereka juga juara banget, dipadukan dengan logo tengkorak dan tulisan sederhana, motor mereka terlihat jadi sangat 'Amerika'. Uniknya, warna ini adalah warna 'setelah mendapatkan sponsor'. Sebelum berwarna hitam seperti itu, motor Team Roberts berwarna merah-biru sederhana, cocok dengan satu-satunya sponsor waktu itu, Motorpoint. Baru setelah dapat sponsor Las Vegas, Fimax, ti, bukan cuma warna motor saja yang dirubah, tapi tim ini nambah satu motor lagi (yang dikendarai oleh Kurtis Roberts, adik Kenny Jr). Sayangnya, itu adalah motor terakhir Team Roberts di ajang MotoGP (padahal era 800cc baru mulai lho!)

(8A) Team Roberts (KR212V). Lebih keren warna hitam diatas atau warna
biru-merah dibawah?
(8B) Team Roberts (KR212V) Livery sebelum mempunyai sponsor.
(9) Rizla Suzuki (GSV-R). Lompatan besar Suzuki dan peran ban Bridgestone
yang krusial. Desain dan warna motor idola! Plus desain helm Chris TOP banget!
(10) Ducati Marlboro Team (Ducati GP7). Warna dominan & logotype
Marlboro, livery terbaik Ducati Team sepanjang masa!
(11) Pramac Racing (Ducati GP7). Trend warna putih di motor Ducati.
(12) Dunlop Yamaha Tech 3 (YZR-M1). Tim yang agak terlupakan, inilah
tim pertama yang pertama kali mempromosikan Sylvain Guintoli
ke MotoGP, doi adalah juara dunia World Superbike 2014.

Pada akhirnya saya akan tetap memasukkan MotoGP 2007 sebagai salah satu musim terbaik, meskipun ini adalah musim terburuk untuk Valentino Rossi, haha. Desain motor, livery, kuning, biru, putih, hijau, hitam, Donington, Losail siang hari, semuanya masih sangat baik di musim pertama MotoGP 800cc...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar